do you remember me??

Standard

Kriiiiiiiiiiiinnnnnnnnggggggggggggg,, krrrrriiiiiiinnnnnnngggggggggg,,

Ehmmmmmmmm,,dengan mata sayup-sayup aku melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi, dengan malas aku menyuruh tanganku untuk mematikan alarm yang sangat berisik itu.

“sudah pagi saja, padahal aku baru tidur beberapa jam. Masih ngantuk ergggg”

“Gedabruk” Tiba-tiba saja ada yang mendorong tubuhku hingga aku jaduh dari tampat tidur,.

“auuuuuuu,,sakit”aku meringis kesakitan

“yaaaaaaaaakkkkkk,,siapa ini yang berani-berani mendorongku hingga jatuh,,hah,,”

Aku berdiri dan melihat ada sesosok pria di tempat tidurku.
“yaaaaakkkk siapa kau?? Ngapain kau di tempat tidurku?”tanyaku

“haaaaaa,,berisik sekali kau ini. Kau tidak liat apa aku capek sekali hah, aku baru tidur 3 jam tau”jawabnya

“aku tidak peduli kau baru tidur berapa jam,,tapi kau ini sedang berada dikamarku,, kau ini siapa hah?Bangun kau sekarang,,”tanyaku dengan nada tinggi dan sambil memukul badannya.

“au,,au,,au,, kau ini sudah gila ya,, memukul suamimu sendiri”jawabnya

“hah,,suami????”

“iya aku ini suamimu tau,,apa kau sudah lupa,hah!

“yaaaaaakkk,,jangan asal bicara kau,aku tidak pernah menikah denganmu,, keluar kau dari kamarku”

“aishhhhhh,,aku tidak mau, aku masih ngantuk.sudah sana kau saja yang keluar atau kau siapakan aku sarapan.

“aishhhh,,yaaaakkkkkk,,kau ini mau mati rupanya ya??”akupun sangat kesal mendengar perkataannya dan segera mengambil guling, lalu memukulnya.

“au,,au,,au,,au,,yakkkkk,,”

Diapun mengmbil guling dari tanganku dan melemparnya ke arah pintu. Setelah itu dia menarik tangan ku dengan kencang sehingga tubuhku jatuh ke atas tubuhnya. Mata kami saling bertatapan dan jantungku tiba-tiba berdetak kencang,,

“kau cantik juga kalau sedang marah”

Jantungku berdetak tambah kencang dan aku tau pasti sekarang pipiku terlihat seperti kepiting rebus.

“hahahahahahahahahaha,, pipimu lucu sekali,, kau pasti malu kan”

“yaaakkkkkkk,,lepaskan aku”

Akupun mengigit tangannya agar tangan dan badanku terlepas dari dia.

“aaaaaaaahhhhhhhh”

“rasakan kau”

“kau ini wanita atau monster sih??”

“Itu salah satu akibatnya kalau kau berani kurang ajar padaku. Cepat kau bangun dan keluar dari tempat tidurku”kecamku

“kenapa aku harus pergi, ini kan rumahku”

“rumahmu??”

“iya ini rumahku dan kau adalah istriku”

“yaaaaaaakkkkkkk,,kau ini,, dasar pria mesum, cepat kau keluar dari kamar dan rumahku sekarang atau kau mau ku panggilkan polisi”

“panggil saja polisi kesini,,aku tidak takut karena aku berkata yang sebenarnya kalau ini rumah kita dan kau adalah istriku :P”

“mana buktinya kalau kita sudah menikah”

“lihat saja cincin dijarimu”

Akupun langsung melihat jariku dan kaget melihat sebuah cincin dengan hiasan permata ada dijariku. Aku memerhatikan cincin itu dengan seksama dan sesekali menatap wajah pria yang sedang duduk diatas kasurku.

“sejak kapan cincin ni berada dijariku??”tanyaku dengan nada bingung

“sejak seminggu yang lalu, kau tidak ingat kejadian itu semua??

“hmmmm,,tidak”

“APA??kau tidak mengingatnya,,sedikitpun,,”tanyanya dan aku menjawab hanya dengan mengelangkan kepala,

“cepat kau mandi dan ganti pakaian, aku akan membawamu ke dokter sekarang”

“kenapa ke dokter??aku tidak sakit apa-apa”

“kalau kau tidak sakit kenapa kau lupa sama suamimu sendiri”

“sebentar, coba kau ceritakan dan beri aku bukti kalau kau memang suamiku”

Diapun bangun dan menarik tanganku untuk ikut dengannya.

“kau lihat ini, ini adalah foto pernikahan kita, dan ini adalah foto kita bersama keluargamu dan yang ini bersama keluargaku”

“hmmmmm”

“apa kau sudah ingat sekarang”

“belum”

“sebentar,,ni aku akan perlihatkan foto kita saat pacaran dulu”

Dia membuka album foto dan menunjukkan foto-foto aku dengannya, tapi aku bingung kenapa aku berada di foto itu.

“kau ingat sekarang”

“tidak, kenapa aku ada difoto itu”

“coba kau tutup matamu”

“untuk apa?? Kau jangan macam-macam denganku ya”kecamku

“sudah tutup saja matamu”

“baiklah”

Aku menutup mataku dan tiba-tiba ada sesuatu yang menempel dibibirku. Aku terkejut dan membuka mataku. Aku melihat dia sedang menciumku dengan lembut. Entah mengapa akupun mengikuti irama ciumannya dia. Perasaanku sangat nyaman dan sepertinya dulu akupun pernah merasakan hal ini, tapi kenapa aku tidak bisa mengingatnya sedikitpun. Apa dia benar-benar suamiku, atau dia hanya mengarang saja. Aku terus berusaha mengingatnya, dan tiba-tiba ada sedikit gambaran di otakku. Aku melihat dy dan aku sedang bergandengan tangan dan duduk ditaman sambil tertawa. Karena ciuman kami cukup lama sehingga, oksigen dalam tubuhku menipis. Akupun memberi sinyal ke dia untuk memberhentikan adengan ciuman ini. Diapun langsung menghentikannya dan membuka matanya.

“apa kau sudah ingat”tanyanya dia

Aku mengeleng kepalaku “ tapi aku melihat sosokmu dan aku sedang tertawa ditaman, tapi aku tidak yakin itu adalah kau”

Aku melihat mukanya dia tiba-tiba berubah jadi sedih

“tenang saja, nanti aku akan ingat semuanya kok”jawabku untuk menenangkan dia

“oh,iya kenapa kita tidak berkenalan, siapa tau aku bisa mengigatmu kalau aku tau namamu”jawabku lagi

“namaku choi siwon dan kau kim hyerin”

“hei kenapa kau malah memberi tau namaku,, aku kan tau namaku sendiri”

“hmmm aku hanya memberi tau kan mu siapa tau kau lupa juga dengan namamu sendiri,,hahahahahahaha”

“baiklah mulai sekarang kita adalah teman”

“mana bisa seperti itu,, kau ini adalah istriku bukan temanku tau”

“yaaaaaakkkkkkkk,, aku belum menemukan bukti yang nyata kalau kau adalah suami ku yang sebenarnya.

“kau tidak liat foto-foto pernikan kita dan foto-foto kita saat pacaran hah??”

“iya aku tau, tapi bisa saja kan kau membuat itu semua untuk menjebakku”

“aishhhhh,, buat apa aku menjebakmu”

“ ya karna kau tau aku cantik”

“hahahahahahahahaa,, kau memang cantik tapi kau bodoh”

“yaaaakkkkk,, seenaknya saja kau bilang aku bodoh”

“sudahlah, aku mau mandi dulu, apa kau mau mandi bareng denganku??siapa tau kau bisa mengingat semuanya kalau kau mandi denganku”

“aishhhh,, kau sudah gila”

“hahahahahahahahaha”

Akupun pergi ke dapur untuk membuat sarapan. Saat aku membuat menuju dapur tiba-tiba saja aku terpeleset dan kepalaku kepentok meja sangat keras. Akupun meringis kesakitan dan aku melihat darah menetes dari kepalaku setelah itu aku tidak mengingat apa-apa lagi.

Saat aku membuka mataku, aku merasa kepalaku sakit.

“kenapa aku ada disini”

Sesosok priapun datang menghampiriku

“kau sudah sadar, sayang”.

“kenapa aku berada disini, dimana aku ini??

“kau sedang ada dirumah sakit, kau tadi terpeleset didapur, kepalamu terpentok meja dan kau pingsan.

“kepalaku pusing”

“istirahatlah dulu”

“kau tidak memberi tau keluarga kita kan kalau aku di rumah sakit”

“tenang saja, aku tidak akan memberi tau mereka kok”

“baguslah kalau begitu, karena kan aku tau kalau mereka tau aku masuk rumah sakit, mereka pasti deh ribet dan menyikapinya terlalu berlebihan”

“hmmmm,, aku tau”

“baguslah, kau memang suamiku yang paling the best”

“apa, aku bilang, suami??

“iya, suami,, memang kenapa?? Kau kan suamiku”

“hah!!kau sudah mengingat semuanya sekarang??”

“ingat?? Maksudmu apa?? Kau pikir aku lupa sama suamiku sendiri hah!!

“loh,, tadi pagi kau tidak mengigatku”

“ hah, mana mungkin aku melupakan mu”

“sebentar, kapan kita menikah?”

“pertanyaan bodoh. Kita menikah seminggu yang lalu”

Siwonpun langsung memelukku dengan erat dan mengecup keningku, aku tidak tau mengapa dia berbuat seperti itu padaku, seperti ada yang aneh denganku sebelumnya hingga dia berbuat itu. Tapi ya sudahlah yang penting aku dan dia bahagia..hehehehe

2 responses »

  1. hahahaha kok gw disini jadi bego ya (^____^)a
    gumawo chingu d jadiin gw ama akang siwon sbg cast nya ^^
    sering2 aj ye…
    ga ngebayangn ni klo beneran ciuman ama wonnie o(>___<)o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s